Sepatu Panjat Tebing
Keutamaan sepatu panjat tebing adalah pada keampuhan karet solnya untuk mencengkram tebing. Kelenturan sol mengikuti bentuk permukaan tebing yang tidak berarturan sehingga menghasilkan friksi dan membuat rute-rute panjat yang sulit menjadi biasa-bisa saja.
Sekarang, untuk mendapatkan sepatu-sepatu panjat dengan ramuan karet yang paling lengket tidak terlau sulit. Namun, meski lengket, sepatu belum tentu cocok dengan kondisi tebingnya. Tidak semua tebing punya karakter yang sama. Hal terpenting memilih sepatu panjat adalah pada jenis permukaannya yang akan dipanjat. Untuk memanjat celah lebar (Wide crack), sepatu yang tinggi hingga menutupi mata kaki lebih sesuai. Sepatu umumnya memiliki sol yang keras (Hard sole) dan efektif memanjat celah lebar. Bentuknya yang tinggi dapat melindungi mata kaki ketika disumpalkan ke celah lebar. Ini untuk menghindari resiko keseleo.
Untuk tebing yang vertikal dan mulus, sepatu yang tinggi dengan sol keras kurang sesuai. Celah-selah tebing seperti ini membutuhkan sol yang lebih lembut supaya ujung-ujung kaki dapat merasakan pijakan batu tebingnya. Namun, bagi pemanjat pemula sebaiknya menggunakan sol yang keras. Umumnya, pemanjat pemula kurang fokus pada gerakan kaki, sehingga kalau memanjat cenderung menyeret-nyeret sepatu. Sol yang keras membuatnya awet.
Supaya kaki tidak selip, sebaiknya didalam sepatu tidak terdapat rongga yang dapat membuat kaki bergeser. Oleh karena itu, pilihlah nomor yang sesuai. Maksudnya, sepatu menempel erat pada kaki, tapi tidak menyiksa. Untuk memiih sepatu, piihlah 1 atau 1,5 dibawah ukuran sepatu biasa. Misalnya, untuk kaki nomor 7, pilihlah sepatu nomor 6 atau 5,5. Ini supaya sepatu tidak teralu ebar melarnya setelah beberapa kali digunakan.
ROCK CLIMBING, Panduan Praktis Panjat Tebing.